Sunday, May 06, 2007

HEMAT LISTRIK SELAMATKAN BUMI!



Lama nggak buka Blog, dalam rangka penghematan he..he... Nggak juga, aku baru bisa main internet saat anakku sudah terlelap. Itulah alasan utamanya. Yang naif, malah aku juga ikut2an tertidur. Ya, mau apalagi. Tubuhku ternyata lebih suka mengajakku tidur. Ternyata lama nggak melanglang di dunia cyber, membuat tagihan listrik dan telepon turun 35 perlen. Lumayan....Sempat terlintas dalam benakku, kalau diturunkan lagi, bisa nggak ya? Setelah mencari referensi, akhirnya kutemukan cara-cara itu, diantaranya :

>Mematikan lampu saat ruangan tak berpenghuni

>Melakukan kebiasaan baru, yakni tidak meninggalkan alat elektronik dalam keadaan stand-by alias benar-benar dalam kondisi off. Karena kalau dibiarkan, alat-alat itu masih mengonsumsi listrik

>Ikut meneliti energi/watt saat membeli alat elektronik (dulu mah urusan suami)

>Suka mematikan monitor komputer untuk urusan yang agak lama. Kalau lebih lama lagi,ya dimatikan semuanya

>Membuang jauh kebiasaan mendengarkan musik saat berangkat bobok. Soalnya seringkali musik nggak mati-mati sampai aku bangun lagi (parah ya?)

>Mengganti lampu dengan yang hemat energi>

>Ini agak susah, hawa Jakarta yang panas membuat kami begitu setia pada AC. Sekarang, kesetiaan itu mulai berkurang nek! Hanya saat anakku tidur siang dan malam saja. Agak sulit sih, tapi gimana lagi. Setelah melihat National Geographic Channel
tentang pemanasan global di hari bumi kemarin. Bulu kudukku merinding.

Ternyata banyak hal sepele yang tanpa kusadari bisa menghancurkan bumi ini.
Akhirnya, kuturunan keegoisan keluarga kami demi masa depan cucu, buyut dan cicit nanti.Meski pada awalnya sulit untuk mengubah kebiasaan, jika tidak dari sekarang kapan lagi. Semua dilakukan demi kehidupan masa yang akan datang. SAVE OUR PLANET, PLEASE!!!

Wednesday, April 25, 2007

DUNIA ANAKKU





Suatu pagi tiba-tiba dia sudah berada di atas meja, dan memegang lampu. Tak peduli panggilanku, bujukanku, juga tak peduli teriakanku, dia tetap asyik mengutak atik lampu. Berkali-kali kubujuk agar turun, tak bergeming. Ku iming-imingi sebotol susu plus sepotong coklat, tak membuatnya tergoda. Padahal dua jenis makanan itu adalah kesukaannya. Apalagi ya? 5 menit, 10 menit, 15 menit kurayu-rayu agar turun, tapi upaya itu sia-sia. Pesona barang baru berupa lampu, lebih membiusnya dibanding segala hal yang sudah kulakukan. Seketika muncul di benakku, ambil HP dan abadikan momen ini. Hasilnya.....Amazing! Aku bisa mengambil foto dengan angle yang bagus.
Terima kasih anakku, tanpa kebandelanmu pagi itu, belum tentu Bunda bisa bikin foto secakep ini. I Love U

Sunday, April 22, 2007

MENDAKI REZEKI


MENDAKI REZEKI

Rezeki, dimana saja bisa dicari
Tak peduli tempat ramai atau pun sepi
Rezeki wajib di gali.

Suatu siang di area perkebunan
Terlihat lelaki ditepian jalan
Membawa sesuatu yang nanti berubah wujud menjadi rezeki
Tiada lelah
Tiada penat
Yang ada adalah harapan
Rezeki segera di karuniakan Tuhan
Di saksikan oleh indahnya Alam
Subhanallah............

Sunday, April 15, 2007

TIPS BERBUSANA ASYIK

Rahasia Memilih Pakaian

“Ajining rogo soko busono”. Itu pepatah jawa kuno yang kurang lebih artinya ” penampilan seseorang bisa dinilai dari cara berpakaian”. Lalu bagaimana dengan cara berpakaian kita? Sekarang, cobalah lihat isi lemari pakaian. Ada berapa potong pakaian yang tersimpan di dalamnya? Lalu, berapa banyak pakaian yang benar-benar terpakai? Tidak semua, bukan? . Meski sudah banyak pakaian yang dimiliki, terkadang kita masih belum puas juga pada penampilan. Belum lagi godaan mode keluaran terbaru. Maka tak heran, jika berburu baju baru kini sudah menjadi kebutuhan.

Padahal orang yang selalu tampil pas dengan busananya, adalah orang yang paham betul bentuk tubuh dan kebutuhannya. Ia hanya membeli busana yang diperlukan dan pas dengan bentuk tubuhnya. Sebaliknya, bagi mereka yang asal membeli karena ingin. Bisa dipastikan, hanya 20 persen dari jumlah pakaiannya yang benar-benar terpakai. Jika kita tidak ingin menjadi bagian dari orang yang hobi menumpuk pakaian, maka terapkan saran dari konsultan pakaian, Diana Pamberton, berikut ini:

* Pahami warna apa yang pas dan cocok dengan warna kulit
* Supaya penampilan terlihat indah, perhatikan seperti apa bentuk tubuh kita
* Sesuaikan pula model baju dengan kepribadian kita, agar percaya diri saat memakai
* Jangan lupa, sesuaikan pula dengan lingkungan dan gaya hidup kita.

Nah, jika sudah paham langkah-langkah di atas. Tentu kita akan lebih mudah menentukan pakaian seperti apa yang semestinya dibeli. Mau feminim, maskulin, atau casual? Terserah kita.

Monday, March 26, 2007

SEMUA MAHAL

Ketika menatap deretan barang komoditas di pusat perbelanjaan, sejenak aku termangu. Sesudahnya aku tersadar dan berguman. "Gila semua barang kemasan pada naik". Minyak Goreng, gula, minyak sayur, minyak wijen, kecap, saos,kopi, teh, harganya meroket semua ."

Jika seorang aku saja, yang sudah terbiasa mengandalkan pusat perbelanjaan terusik oleh kenaikan barang-barang itu. Bagaimana dengan saudara2ku yang baru saja mengalami kebanjiran, gempa, tanah longsong, dan lumpur lapindo? Waduh sepertinya aku mikir terlalu jauh.....meski sempat ngedumel gara-gara barang pada naik. Acara belanja tetap saja dilakoni, maklum sudah kebutuhan. Mau gimana lagi ^_^. Semoga saja gaji suamiku secepatnya naik, berimbang dengan lajunya inflasi.

Saturday, March 17, 2007

MENGATASI FLU DGN MUDAH

Flu, siapa pun pasti nggak mau merasakannya. Apalagi bagi mereka yang memiliki segudang kesibukan, terserang virus flu amatlah menyiksa. Maka sebagai langkah pasti adalah minum obat, dengan harapan cepat sembuh. Padahal cara ini justru makin membuat badan makin tak enak nyaman. Pendapat ini saya utarakan, berdasarkan pengalaman pribadi. Sebagai orang yang rawan flu cuma karena mandi kemaleman, kehujanan, dan minum es. Minum obat malah membuat flu tak sembuh-sembuh. Bosan? Pasti! Keadaan ini mengharuskan saya mengatasi flu dengan cara yang aman. Setelah melakukan berbagai percobaan ini itu pada diri sendiri, suami sekaligus anakku (dua tahun). Berikut rangkuman jitu mengatasi flu :

1. Wajib membatasi diri dari kesibukan alias utamakan istirahat
2. Perbanyak makan hidangan dari ayam seperti sup, tim ayam, dan garang ayam. Hindari menu gorengan.
3. Minum air putih yang banyak, (hangat makin nikmat untuk tenggorokan)
4. Jangan lupa vitamin C, baik suplemen atau buah asli (strawberi/jeruk)
5. Khusus ketika demam, terutama pada anak. Pakai ramuan trasisonal ini. Parut 2 buah bawang merah, campur dengan 1
sdk makan minyak kelapa, minyak kayu putih dan perasan jeruk nipis. Oleskan pada pusat panas, spt diketiak, dada,
leher,perut punggung dan kaki. Khusus di leher jangan banyak2, nanti kepanasan
6. Minum ramuan herbal. Ambil dua ruas jahe bersih, bakar lalu digeprak, sebatang serai, sebutir cengkih, 2 butir
adas manis. Didihkan tiga gelas air, lalu masukkan semua bahan, tunggu hingga harum, baru masukkan gula sesuai
selera. Rebus dengan api kecil sekitar 10 menit. Minum ramuan sesudah makan, terutama menjelang tidur malam. Dijamin
badan hangat.
7. Jaga kebersihan diri, sering2lah ganti baju. Jangan lupa MANDI! Patahkan pendapat ketika sakit flu atau demam
tak boleh mandi. Mandi justru bisa menetralisir panas badan. Asal di ingat, mandinya harus menggunakan air suam-suam
kuku. Berdasarkan pengalaman, ketika anakku kumandikan saja, hasilnya Alhamdulillah. Panasnya terkontrol, lebih afdol
setelah mandi diolesi ramuan tradisional (seperti pada no 5). Insya Allah flu teratasi dalam waktu tiga hari. Tak sampai
seminggu. Hidungpun tak lecet akibat terlalu sering bergesekan dengan kertas tisu. Selamat mencoba.

Friday, March 09, 2007

Khasiat Bawang Merah

Nggak tau kenapa, dua hari berturut-turut tiba-tiba anakku rewel. Mungkin karena kecapekan bergerak terus. Apalagi aku lagi PMS, jadinya tambah lengkap untuk menikmati penderitaan "khas" kaum wanita. Alamak, apa yang harus kuperbuat pada anakku, susu udah, makan nggak mau, mainan dilemparin, cemilan di buangin. Apalagi? Kasih aja bawang merah Maksudnya? (Mempraktekkan omongan ibuku yang terlewatkan,gara-gara aku lebih terbuai pada produk-produk dipasar)
Kata ibuku, anak remel bisa karena demam atau kecapekan. Kasih aja ramuan itu.Siapa tahu memang manjur.

Kumandikan anakku dengan air hangat. Sementara si mbak kusuruh mbersihin 2 potong bawah merah,diparut lalu dicampur sama minyak kayu putih. Selesai mandi, buah hatiku ku suruh tengkurap dipangkuanku. Selanjutnya kupenuhi telapak tanganku dengan campuran bawang plus kayu putih. Dan kuusapkan pelan-pelan merata ke punggung, tengkuk, paha dan kakinya.Tak lupa juga dibagian perut dan dadanya. Ehm...baunya!! Ternyata lumayan menyengat. YA...Apa boleh buat, demi anak! Yang nggak enak pun aku lakoni agar badan anakku cepet enak!(Ceila).

Setengah jam berlalu, aman...
2 jam berjalan, tak ada tangisan
petang hari datang, Alhamdulillah terdengar teriakan girang anakku,padahal dia bangun tidur
Malam hari...
ganti aku yang rewel,,,gara-gara suamiku numpahin minumnya di kasur...
Esok hari,,,aku tetap saja rewel, karena kasur masih basah. Badan sakit semua, emosi tak terbendung. KAsih bawang merah aja kali! Nggak ah...nggak ngefek
Pegelnya batita ama PMS jelas beda dong!!!